Our Articles

Articles tagged with: coaching

Emosi? Bukan Masalah.

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Tuesday, 26 July 2016.

Emosi? Bukan Masalah.

Beberapa tahun lalu saya pernah tulis tentang 'Well-Formed Problem'. Istilah ini muncul sebagai antagonis dari 'Well-Formed Outcome' yang dipelajari di NLP Practitioner untuk perencanaan target alias goal setting.

Sore ini mendadak terlintas istilah tersebut dan serta merta jari ini langsung 'menari' di atas HP-ku sambil duduk di cafe. Pikiranku melanglang ke saat-saat sertifikasi GTMC (Group & Team Meta Coach) oleh Michael Hall di Jakarta akhir Feb 2016 lalu. 

'Emotion is never the problem. It is just the symptom' ..itu ucapannya beberapa kali baik di kelas maupun saat santai 'nge-wine' malam hari sambil bahas beberapa keadaan. Emosi merupakan gejala, bukan masalah. 

Buat Apa Cari Coach?

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Thursday, 09 June 2016.

Buat Apa Cari Coach?

Aneka ragam coaching sekarang ini. Ada bisnis coach, ada trader coach, ada slimming coach, ada therapeutic coach(!), dan lain sebagainya. Dan kalau dilihat dari cara kerjanya bisa dikategorikan dalam 2, performance dan transformational coach. Performance coach boleh memberikan solusi (ngajarin, mentor, nasehat, konseling) sedangkan transformational coach tidak boleh memberi solusi. Nah loh, terus ngapain cari coach kalau tidak diberi solusi?

 

Itu dia. Kalau cari coach perlu jelas apa maunya.

Kalau punya masalah, datanglah ke konselor. Jangan ke coach.

Kalau mau pintar, datanglah ke guru, bukan coach.

Kalau mau ahli/trampil di bidang tertentu hubungi mentor yang specialist di bidang yang sama, bukan coach.

Kalau punya tujuan jelas tapi ga tahu solusinya apa, datang ke konsultan – bukan coach.

Kalau mau sembuh, datang ke terapis – salah kalau datang ke coach.

Ups!! Sekarang ini semua profesi di atas juga mengaku sebagai coach. Yang kalau mau disebut coach ya masuk ke kategori performance coach.

 

Lalu transformational coach itu apa?

Apa Yang Telah Saya Lakukan (Sehingga Klien Bisa Menemukan Jawabannya Sendiri)?

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Thursday, 09 June 2016.

Cerita dari seorang Meta Coach: 'Kemarin saya ditelepon oleh branch manager dari luar kota, cerita tentang masalahnya. Saya hanya melakukan acknowledgement, mengulang kata katanya,  banyak clarify dan sering exploration. Ketika saya bertanya, sering terjadi silent atau jeda..... sore harinya beliau telepon lagi dengan antusias dan mengucapkan terima kasih berulang-ulang, apa yg dianggap sebagai masalah telah selesai, .... dan saya pun merenung sendiri, emang apa yg telah saya lakukan ?'

Why METAMIND?  read