Our Articles

Articles tagged with: coaching

Persepsi

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Monday, 28 March 2016.

Persepsi

Setiap orang punya persepsi, karena kita berespon terhadap persepsi. Ketika kita berbicara, kita berharap orang lain mengerti persepsi kita atau maksud kita. Namun tidak jarang terjadi salah persepsi.

Persepsi adalah apa yang kita pikirkan. Pada saat berkomunikasi, kita berusaha untuk menyampaikan apa yang ada di pikiran kita kepada orang lain.  Komunikasi yang tidak jelas bisa menimbulkan salah persepsi. Untuk itu lakukanlah komunikasi dengan jelas.

Selain dari komunikasi, persepsi juga datang dari sebuah kejadian. Jika dalam komunikasi ada salah persepsi, maka dari sebuah kejadian, bisa terjadi prasangka. Yang berpikir positif akan melihat sebuah kejadian secara positif. Sebaliknya yang berpikir negatif akan melihat sebuah kejadian secara negatif.

Do I Need Coach?

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Monday, 24 August 2015.

Do I Need Coach?

Aneka ragam coaching sekarang ini. Ada bisnis coach, ada trader coach, ada slimming coach, ada therapeutic coach(!), dan lain sebagainya. Dan kalau dilihat dari cara kerjanya bisa dikategorikan dalam 2, performance dan transformational coach. Performance coach boleh memberikan solusi (ngajarin, mentor, nasehat, konseling) sedangkan transformational coach tidak boleh memberi solusi. Nah loh, terus ngapain cari coach kalau tidak diberi solusi?

  

Itu dia. Kalau cari coach perlu jelas apa maunya.

Kalau punya masalah, datanglah ke konselor. Jangan ke coach.

Kalau mau pintar, datanglah ke guru, bukan coach.

Kalau mau ahli/trampil di bidang tertentu hubungi mentor yang specialist di bidang yang sama, bukan coach.

Kalau punya tujuan jelas tapi ga tahu solusinya apa, datang ke konsultan – bukan coach.

Kalau mau sembuh, datang ke terapis – salah kalau datang ke coach.

Ups!! Sekarang ini semua profesi di atas juga mengaku sebagai coach. Yang kalau mau disebut coach ya masuk ke kategori performance coach.

 

Lalu transformational coach itu apa?

Senyummu Senyumku di Jaman Ini

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Saturday, 31 May 2014.

Ramai nian toko2 di sini. Namanya juga Bugis street. Di salah satu toko, ada baju yang lumayan bagus. Tokonya sepi, hanya ada saya pengunjungnya. Saya tawar harga Salah satu baju di sana. Tidak ketemu harganya, harga yang saya mau masih lebih kecil dari harga yg diinginkan si penjaga toko. Ada 2 orang yang masuk toko, ngintip sebentar kemudian keluar lagi. Separuh bercanda, saya bilang ke si penjaga toko 'this store will be crowded soon. Each every store i come in will attract more customers to come in too'. Maksudku bercanda memecahkan kekakuan si penjaga toko. Tapi alih2 gayung bersambut, dia hanya senyum kecut menanggapi gurauanku. Busetttt .. Bahkan sayapun tak betah. Akhirnya saya keluar dan lanjutkan 'eyes-shopping' ke toko2 sebelah.

Why METAMIND?  read