Articles tagged with: neuro-semantics

Pemimpin vs Pimpinan

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Wednesday, 12 April 2017.

Ada banyak pimpinan di dunia kerja kita, namun ternyata tidak banyak yg memimpin.

 

Pimpinan adalah soal jabatan, yg kebanyakan diperoleh karena prestasi tertentu, kompetensi dan ketrampilan atas hal-hal teknis di lapangan. Bahkan ada yg dikarenakan punya kompetensi interpersonal yg tinggi, alias pintar bicara (diplomasi) dan pencitraan, yg kemudian kelak lebih menjadi pimpinan yg populer tapi tidak bisa memimpin.

 

Di sisi lain ada juga pimpinan yg mendapatkan jabatan karena masa jabatan yg secara otomatis perlu dipromosikan sesuai sistem. Tapi kenyataannya, mereka akan sibuk mengamankan jabatan tersebut agar bertahan, tahu bahwa sebenarnya tidak banyak yg bisa mereka lakukan untuk mencapai jabatan ini. Nothing.

 

 

Mengapa vs Apa

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Tuesday, 24 January 2017.

Wajah Pak Agus merah padam, gusar menunggu Pak Andesta, supirnya yang sering terlambat menjemput. Ada rapat penting di kantor hari ini, tapi yang ditunggu belum juga tiba mesti sudah berlalu 30 menit.

 

Begitu Pak Andesta muncul di pintu, Pak Agus langsung bertanya dengan tidak sabar.  ‘Kamu tidak tahu hari ini saya ada rapat pagi-pagi!! Mengapa terlambat?’.

 

Yang ditanya segera menunduk, diam.

Pak Agus mengulang lagi pertanyaannya, ‘mengapa terlambat?’, habis sudah kesabarannya hari ini. Setelah sering hanya menegur dan memaklumi, hari ini alasan apapun yang keluar dari mulut supirnya ini siap di’terkam’.

 

‘Anu .. pak, tadi mau berangkat tapi ...’.

‘Tapi apa?!!’, kembali pak Agus menukas tidak sabar mendengar alasan-alasan penjelasan supirnya. Sudah bermacam-macam alasan yang pernah beliau dengar dari mulut satu ini, tapi tidak pernah berhenti terlambat.

 

Sebenarnya, apapun yang dijawab oleh Pak Andesta adalah respon atas pertanyaan yang ditanyakan oleh Pak Agus. Mengapa terlambat? Kata mengapa mengacu pada alasan, sesuatu yang menjadi penyebab dari keterlambatan. Tentu saja tidak jauh dari apa yang menurut Pak Andesta menjadi penyebab keterlambatannya, terlepas dari apakah itu tepat atau tidak tepat. Lebih jauh lagi, sebenarnya kata tanya ‘mengapa’ (sama halnya dengan ‘kenapa’) merujuk pada adanya alasan yang bisa ‘dikambing-hitamkan’.

 

Untuk Apa Neuro Semantics (NS) – NLP Diciptakan?

Written by Mariani Ng Posted in Mariani Ng on Wednesday, 13 July 2016.

Untuk Apa Neuro Semantics (NS) – NLP Diciptakan?

Pada sebuah forum diskusi tentang aplikasi NS-NLP bersama Dr. L. Michael Hall di Rumah METAMIND akhir Februari 2016 lalu, ada satu pertanyaan yang sederhana dari peserta: “Untuk apa sebenarnya NS-NLP ini diciptakan?”. Sontak seluruh mata melihat ke arah sumber suara, seluruh peserta yang adalah penggiat NS-NLP dan pengembangan manusia ini tertegun, termasuk saya.

Menarik, sekaligus terpesona oleh pertanyaan yang sederhana namun sangat mendasar ini. Ya, untuk apa NS-NLP ini dibuat? Lepas dari penjelasan Michael Hall, pertanyaan ini masih sering muncul dalam contoh-contoh praktis kehidupan, yang selalu saya jawab sendiri saat menemukan hal-hal yang menjadi terbantukan dengan adanya NS-NLP ini.

Why METAMIND?  read